Sejarah Kampus 3 Universitas Andalas Jurusan Budidaya Perkebunan

Sejarah Kampus 3 Universitas Andalas Jurusan Budidaya Perkebunan

Setiap warga Negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Oleh karena itu pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural dan kemajemukan bangsa. Adapau fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehingga dengan pendidikan tersebut potensi mahasiswa dapat berkembang menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Bentuk pelaksanaan kegiatan pendidikan perguruan tinggi terangkum dalam Tri Dharma Perguruian Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan yang dimaksud adalah  menyiapkan mahasiswa menjadi anggota masyarakat yang mempunyai kemampuan akademik yang dapat menerapkan, mengembangkan dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Sedangkan penelitian adalah memajukan ilmu pengetahuan dalam bidang ilmu-ilmu alam, ilmu social ilmu budaya dan teknologi melalui kegiatan penelitian, pengkajian dan mempublikasikan karya-karya ilmiah yang dapat menghasilkan sumbangan pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Sementara yang dimaksud dengan pengabdian kepada masyarakat yaitu kegiatan untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta mengupayakan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

Kabupaten Dharmasraya merupakan salah satu kabupaten yang cukup berpotensi di Propinsi Sumatera Barat. Sebagian besar penggunaan lahan di Kabupaten Dharmasraya adalah untuk sektor pertanian hingga mencapai 89,92 %. Komposisi lahan pertanian terbanyak adalah perkebunan seluas 117.135,0 ha atau 39.56 % dari total luas Kabupaten Dharmasraya. Sedangkan lahan untuk sawah sebesar 9.278 ha atau 3,13 % dan hutan rakyat seluas46.433 ha atau15.68 %. Kabupaten Dharmasraya berkembang sebagai salah satu penghasil kelapa sawit atau buah pasir menurut istilah setempat. Di samping itu, kabupaten ini juga merupakan produsen berbagai jenis tanaman keras lainnya, seperti kulit manis, karet, kelapa, gambir, kopi, cokelat, cengkih, dan pinang. Lahan perkebunan di dharmasraya lebih didominasi karet dan sawit.

Mengisi peluang yang diberikan oleh Kementrian Pendidikan Nasional yang memperbolehkan Universitas mendirikan kampus diluar domisili serta melihat perkembangan yang terjadi di Kabupaten Dharmasraya, khususnya dalam mengembangkan komoditi di sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menjalin kerjasama dengan Universitas Andalas melalui Nota Kesepahaman antara Rektor  Universitas Andalas dengan Bupati Dharmasraya Nomor: 4383.a/UN16/KS/2012 dan 180/168/HUK-ORG/2012 tanggal 2 Mei 2012 dengan sebahagian isi “…….Sepakat mengadakan kerjasama dan saling menunjang dalam melaksanakan kedua belah pihak, sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing………”. Dari Nota Kesepahaman tersebut kemudian dilanjutkan dengan Perjanjian Kerjasama antara Rektor  Universitas Andalas dengan Bupati Dharmasraya dengan Nomor:8527/UN16/KS/2012 dan 180/308/HUK-ORG/2012 Tentang Pengembangan Kampus III Universitas Andalas Fakultas Pertanian Program Studi Agroekoteknologi di Kabupaten Dharmasraya tertanggal 3 september 2012. Dengan adanya kesepakatan dan kerjasama antara Rektor  Universitas Andalas dengan Bupati Dharmasraya,  maka tahun 2012 Universitas Andalas, kembali meresmikan lagi Kampus III di Dharmasraya melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 213/E/O/2012 tentang Penyelenggaraan Program Studi Agroekoteknologi (S1) di luar domisili pada Unand di Kampus Dharmasraya, tepatnya hari Minggu, tanggal 7 Oktober 2012 oleh Wamendikbud Bidang Pendidikan, Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, MS kampus III Unand Dharmasraya diresmikan. Peresmian kampus ini dilaksanakan dengan kegiatan kuliah umum, peninjauan ke lokasi Kampus III Unand yang akan dibangun dan pembukaan selubung nama Kampus III Unand di Jln Lintas Sumatera Km 4, Pulau Punjung.

Kuliah umum dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Dharmasraya dengan narasumber Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, MS. dan Erwady Gunawan, Ketua Yayasan Sumadi di damping Rektor Universitas Andalas Dr. H. Werry Darta Taifur, SE, MA. Kuliah umum juga dihadiri Bupati Dharmasraya Ir. H. Adi Gunawan MM beserta kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Muspida dan Muspida Plus, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Bara mewakili Gubernur Sumatera Barat, pimpinan BUMD, tokoh masyarakat, mahasiswa Unand, di Kampus III, mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Amanah Ampang Kuranji, dan perwakilan siswa SMA.

Bupati Dharmasraya, Ir. H. Adi Gunawan, MM dalam sambutannya pada pelaksanaan kuliah umum di Auditorium Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, menyatakan bahwa ia adalah orang yang paling berbahagia pada acara peresmian Kampus III Unand di Dharmasraya. Tiga alasan yang menyebabkan Kepala daerah ini untuk menjadi orang paling berbahagia pada hari peresmian tersebut: Pertama, perjuangan panjang dan harapan serta permintaan masyarakat Dharmasraya untuk berdirinya Kampus III Unand telah terkabul berkat rahmat Allah SWT. Kedua, acara peresmian ini dihadiri oleh banyak orang, tokoh masyarakat dan yang paling istimewa Bapak Wamendikbud, sebagai salah seorang inisiator untuk berdirinya Kampus III Unand di Dharmasraya ketika menjadi Rektor Unand. Ketiga, pendirian Kampus III Unand di Dharmasraya juga didukung oleh dunia usaha yang pimpinannya hadir pada acara peresmiannya dan bahkan pada hari yang bersejarah ini ditanda tangani MOU antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dengan Yayasan Sumadi untuk meningkatkan pembangunan sumberdaya manusia di Dharmasraya. Bupati sangat berharap kehadiran Kampus III Unand berkontribusi besar untuk memajukan pendidikan, sosial dan ekonomi Dharmasraya. Pada akhir sambutannya Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wamendikbud, Rektor Unand dan semua pihak yang telah memberi sumbangan pemikiran, tenaga dan waktu untuk berdirinya Kampus III Unand di Dharmasraya.

Selanjutnya Rektor Unand dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa permintaan masyarakat, tokoh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk mendirikan Kampus III Unand di Dharmasraya telah dapat teruwujud berkat rahmat dari Allah SWT dan kerja keras semua pihak. Proses pendirian kampus ini telah melalui jalan yang panjang dan semua pihak telah memberi kontribusi yang besar sampai dapat terlaksananya peresmian pada hari ini. Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang telah menginisiasi pendirian kampus ini ketika menjadi rektor dan memperjuangkan sampai keluar izin setelah menjadi Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Bapak Bupati Dharmasraya, yang telah memberi dukungan penuh dan Bapak Sekda Dharmasraya yang tidak mengenal lelah sampai keluarnya izin Kampus III Unand di Dharmasraya berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud Nomor 213/E/O/2012 tentang Penyelenggaraan Program Studi Agroekoteknologi (S1) di luar domisili pada Universitas Andalas di Kampus Dharmasraya.

Rektor Universitas Andalas Dr. H. Werry Darta Taifur, SE, MA dalam sambutannya juga  menyampaikan tiga hal yang harus mendapat perhatian pada saat acara peresmian ini. Pertama, status dan standar operasional Kampus III Unand di Dharmasraya sama dengan kampus induk di Kampus Limau Manis Padang. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk berdirinya kampus ini adalah Unand harus memenuhi dan melaksanakan proses belajar dan mengajar sama dengan kampus induk. Hal ini ditegaskan Rektor agar tidak ada keraguan dari masyarakat dan semua pihak untuk memilih Kampus III Unand sebagai tempat melanjutkan studi putra-putrinya. Kedua, sebagai salah satu persyaratan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud adalah pemerintah daerah harus mendukung penuh dari segi fasilitas dan operasional kampus sampai kampus ini mandiri secara fisik dan finansial. Dukungan dan fasilitas yang harus disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah dituangkan dalam MoU antara Rektor dengan Bupati serta diketahui oleh Ketua DPRD Dharmasraya yang ditandatangani dalam suatu acara di Padang sebulan yang lalu. Rektor sangat berharap agar semua yang telah disepakati tersebut dapat dipenuhi seperti penyediaan lahan tempat praktek, gedung dan lain-lainnya. Ketiga, berdasarkan studi kelayakan yang telah dilakukan bahwa kampus ini sangat berpotensi untuk dikembangkan karena letak yang strategis, potensi input yang sangat besar dari daerah kabupaten daerah sekitar dan provinsi Jambi. Jika kampus ini dapat berkembang, sudah dapat dipastikan memberi kontribusi yang besar untuk kemajuan pendidikan generasi muda Kabupaten Dharmasraya dengan biaya rendah dan mendukung untuk pengembangan daerah ini menjadi daerah perkotaan yang dapat memberi lapangan pekerjaan dan pengembangan ekonomi kota. Rektor menyatakan kampus ini adalah bahagian masa depan Kabupaten Dharmasraya yang harus mendapat dukungan dari semua pihak. Sebuah kampus dapat bergairah dan mempunyai dampak ekonomi kepada masyarakat paling tidak harus mempunyai mahasiswa minimal 750 orang.

Pada pelaksanaan kuliah umum Wamendikbud menyampaikan bahwa, Perguruan tinggi mempunyai peranan besar untuk mencapai tujuan kesejahteraan ekonomi Bangsa dalam segala aspek. Namun keberhasilan tersebut sangat ditentukan oleh kompetensi mahasiswa yang ada di seluruh Indonesia saat ini. Mahasiswa adalah calon pemimpin dan penggerak ekonomi bangsa di masa mendatang. Agar mahasiswa dapat berperan, menurut Wamendikbud mahasiswa harus mempunyai kompetensi sikap (attitude), keterampilan (skills), dan ilmu pengetahuan (knowledge). Terkait dengan sikap, Wamendikbud menegaskan bahwa mahasiswa paling tidak harus mempunyai motivasi yang tinggi, kemauan kuat dan kerja keras.

Erwady Gunawan sebagai nara sumber kedua juga memberi motivasi dan pencerahan kepada seluruh undangan khususnya mahasiswa dan siswa yang hadir, dalam penyampaiannya Erwady Gunawan menjelaskan kekhawatirannya dengan fakta yang dihadapi saat ini bahwa banyak generasi muda sekarang berkarakter  dan bermoral rendah dan mempunyai pemikiran yang sempit dan cepat puas dengan apa yang didapat, padahal tantangan saat ini sangat berat dan beragam. Jika ingin menjadi orang sukses syarat utamanya adalah harus berkarakter mempunyai keinginan untuk sukses dan keyakinan bahwa kesuksesan itu akan datang dengan kerja keras tanpa pantang menyerah, syarat yang lain adalah komitmen. Erwady mengharapkan generasi muda Dharmasraya dan mahasiswa yang hadir jangan sampai gagal menjadi orang sukses akibat tidak mempunyai karakter yang diperlukan untuk sukses.

Pada acara peresminan ini, pagi sebelum dilaksanakan kuliah umum, Wamendikbud, Rektor Universitas Andalas Bupati dan para undangan juga meninjau lokasi tempat Kampus III Unand akan dibangun. Lokasi bangunan ini telah dihibahkan oleh Pemda Kabupaten Dharmasraya seluas 100 Ha, tepatnya di Nagari Koto Padang Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya berdekatan dengan Kampus Stikes,dan Sport Center. Kemudian Wamendikbud beserta rombongan juga menghadiri acara pembukaan selubung papan nama Kampus III Unand di gedung yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sebagai tempat kegiatan akademik tepatnya di Gedung Labor.

Berdirinya Kampus III Dharmasraya ini berkat adanya kerjasama antara pihak Unand dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Bupati Dharmasraya yang didukung DPRD Kabupaten Dharmasraya serta segenap masyarakatnya. Untuk tahap awal di Kampus III Dharmasraya dibuka Fakultas Pertanian dengan Program Studi Agroekoteknologi. Proses pelaksanaan kegiatan akademik sudah dimulai sejak Tanggal 6 September 2012 dengan jumlah mahasiswa sebanyak 24 orang merupakan putra dan putri Dharmasraya.  Melalui kerja sama ini, harapan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam menciptakan sumber daya manusia yang handal dan inovatif di bidang teknologi pertanian akan tercipta melalui Kampus III Unand Dharmasraya sebagai generasi yang mampu mengembangkan sumberdaya alam di kabupaten Dharmasraya dan menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangan dan menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi di bidang pertanian.

Read 2407 times