Berita

Berita (14)

AGAM - Universitas Andalas berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Padang melaksanakan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tema "Penguatan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat Adat dalam Pengelolaan Hutan Nagari untuk Mitigasi Bencana di Koto Malintang".
Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026 sebagai wujud implementasi tridarma perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan berbasis masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam ini diikuti oleh sekitar 40 peserta yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, pemerintah nagari, tokoh masyarakat adat, Kelompok Tani Hutan (KTH) GILA Aren, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bukittinggi serta akademisi dari Universitas Andalas dan Politeknik Negeri Padang.
Program ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan masyarakat adat dalam mengelola Hutan Nagari secara lestari sekaligus membuka peluang pemanfaatan ekonomi karbon sebagai insentif konservasi hutan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, Didik Heksa Cahya Nugraha, S.Pt., selaku Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Lingkungan.
Sambutan dilanjutkan oleh perwakilan Camat Tanjung Raya, Yelfida, A.Md.Kes., selaku Kasi Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi, serta Wali Nagari Koto Malintang, Hendra Yanto.
Dalam sambutannya, para pemangku kepentingan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian Hutan Nagari sebagai upaya mitigasi bencana sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sesi diskusi menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Andalas dan Politeknik Negeri Padang. Salah satu pemateri, Muhammad Parikesit Wisnubroto, S.P., M.Sc. dari Universitas Andalas, menyampaikan materi mengenai pengantar karbon dan pengenalan vegetasi sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim.

Lima Puluh Kota-Guna meningkatkan potensi ekonomi dan wisata lokal, Unand menggulirkan skema program kemitraan masyarakat membantu nagari membangun (PKM-MNM) budidaya pohon enau dan industri gula aren.

Program ini fokus pada pengembangan budidaya pohon enau (Arenga pinnata) dan industri pengolahan gula aren salah satu daya tarik utama wisatawan, serta sumber ekonomi berkelanjutan masyarakat setempat. 

Program ini dipusatkan di Nagari Talang Anau salah satu desa wisata yang memiliki potensi besar, terutama dari sektor pertanian dan kerajinan lokal.

Nagari ini memiliki keunggulan dalam pengembangan komoditas pertanian, salah satunya pohon enau yang telah lama dibudidayakan masyarakat. Pohon enau dikenal penghasil bahan baku gula aren, salah satu produk lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

"Program ini mencakup pelatihan terkait teknik pengolahan nira menjadi gula aren berkualitas tinggi. Mulai, proses penyadapan nira, pemurnian, hingga teknik pengemasan yang memenuhi standar pasar. Dengan peningkatan kualitas produk, diharapkan gula aren dari Nagari Talanganau dapat bersaing di pasar lebih luas, baik nasional maupun internasional," ujar Ketua Tim Unand Muhammad Parikesit Wisnubroto SP MSc dengan narasumber Prof Aswaldi Anwar (dosen Fakultas Pertanian). 

Tim dosen yang terlibat meliputi Ilham Havifi MIKom, dan Lusi Puspika Sari SIP MIP dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Muhammad Iqbal Abdi Lubis STP MP dari Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, serta Dr Kiki Yulianto STP MP dari Departemen Teknik Industri Pertanian. Turut didukung tim mahasiswa terdiri atas Oktavia Rivandi, Muhammad Adib, Reihan Silvadriyanto, dan M Aqif Rafiuddin. 

Prof Aswaldi Anwar memaparkan cara pengelolaan pohon enau mulai pembibitan awal, hingga menjadi gula aren. Dr Kiki Yulianto menjelaskan potensi besar Nagari Talanganau dalam mendirikan industri gula aren.

Beliau juga menyampaikan pentingnya peran Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) guna mendukung program ini. Tim juga mengunjungi rumah Idel, 45,  petani anau, kebetulan beliau sedang memproses air niro menjadi gula aren lewat proses tradisional.

“Air ini saya ambil sendiri pada pagi dan sore hari dan diolah sendiri dirumah saya sampai menjadi gula aren,” ujar Idel.

Tim terlibat melakukan diskusi bersama masyarakat. Diawali pemaparan peran pascapanen pada produk turunan nira enau yang disampaikan Muhammad Iqbal Abdi Lubis STP MP (dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (TPB) dan diakhiri sesi diskusi bersama petani.

"Lingkup pascapanen yang menjadi concern pembahasan adalah penerapan packaging untuk memperpanjang umur simpan, mempertahankan mutu, hingga meningkatkan nilai jual dari gula enau," jelas dia. 

Dia juga mengungkapkan bahwa sinergitas BUMNag dan Tim Unand untuk membantu merealisasikan segala proses pascapanen. Sedangkan Ilham Havifi MIKom memaparkan soal branding produk dari Nagari Talanganau.

Meliputi, branding produk, strategi pemasaran, dan pengembangan daya jual produk. Materi ini menekankan pentingnya membangun identitas unik untuk produk gula aren Nagari Talanganau

Sebagai bentuk dukungan langsung, tim pengabdian memberikan bibit pohon enau dan pupuk kepada masyarakat. Parikesit menjelaskan secara detail teknik penanaman bibit enau yang telah diberikan.

Lewat pelatihan dan bantuan bibit, serta pupuk ini, diharapkan masyarakat dapat segera merealisasikan program budidaya pohon enau. Unand berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan industri gula aren di Nagari Talanganau.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan potensi ekonomi dan wisata lokal, serta mendorong pengembangan industri gula aren berkelanjutan. (r)

Dharmasraya – Kabar membanggakan datang dari Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas. Dua dosen berhasil memperoleh pendanaan melalui program Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026.

Kedua dosen tersebut adalah Diana Putri, M.Si., penerima pendanaan Penelitian Dosen Pemula, dan Muhammad Parikesit Wisnubroto, S.P., M.Sc., penerima pendanaan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan sekaligus bukti komitmen dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Pendanaan kedua program tersebut memperlihatkan bahwa peran dosen di perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada kegiatan pembelajaran di kelas. Dosen juga memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan penelitian yang relevan, menghasilkan inovasi, dan membangun kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bagi mahasiswa, pencapaian ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterapkan dalam menjawab persoalan di lapangan. Penelitian tentang bakteri endofit menunjukkan pentingnya eksplorasi potensi hayati lokal, sedangkan program pemberdayaan masyarakat memperlihatkan bahwa keberlanjutan lingkungan juga membutuhkan kelembagaan yang kuat dan partisipasi masyarakat.

Kedua kegiatan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan pertanian berkelanjutan, yang mengintegrasikan pengembangan teknologi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kapasitas masyarakat. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian serupa juga dapat menjadi sarana untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, keterampilan ilmiah, serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.

Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, menyampaikan selamat dan sukses kepada Diana Putri, M.Si. dan Muhammad Parikesit Wisnubroto, S.P., M.Sc. atas keberhasilan memperoleh pendanaan Hibah Penelitian dan PKM BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026.

Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, mengembangkan inovasi di bidang pertanian dan perkebunan, serta memperluas kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan.

Selamat berkarya dan terus berdampak! Dari kampus, untuk kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan pertanian Indonesia.

Dharmasraya – Kabar membanggakan datang dari Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas. Dr. Siska Efendi, S.P., M.P. berhasil meraih gelar doktor sekaligus menjadi lulusan terbaik pada Program Doktor. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan serta motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi akademik dan profesional.

Gelar doktor merupakan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan akademik yang menuntut ketekunan, kedisiplinan, kemampuan berpikir kritis, serta komitmen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Sementara itu, predikat lulusan terbaik mencerminkan capaian akademik yang membanggakan selama menempuh pendidikan doktoral.

Keberhasilan Dr. Siska Efendi tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa proses pendidikan merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan semangat belajar, konsistensi, dan keberanian untuk menghadapi berbagai tantangan. Dalam dunia akademik, keberhasilan tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya ilmiah, mendorong lahirnya penelitian berkualitas, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan masyarakat.

Bagi mahasiswa, pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bahwa keberhasilan akademik tidak diperoleh secara instan. Kemampuan mengelola waktu, membangun kebiasaan belajar yang baik, aktif berdiskusi, membaca literatur ilmiah, dan berani mengembangkan gagasan merupakan bagian penting dari proses menuju keberhasilan. Lebih dari sekadar meraih gelar, pendidikan tinggi juga membentuk kemampuan untuk menghasilkan pemikiran yang bermanfaat dan memberikan solusi atas berbagai persoalan nyata.

Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Siska Efendi, S.P., M.P. atas keberhasilannya meraih gelar doktor dan menjadi lulusan terbaik Program Doktor.

Semoga pencapaian ini menjadi awal dari semakin luasnya kontribusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sektor pertanian serta perkebunan yang berkelanjutan.

Selamat dan sukses, Dr. Siska Efendi, S.P., M.P.!

Terus berkarya, menginspirasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta masa depan pertanian Indonesia.

DHARMASRAYA — Empat orang mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Baroqah Tani di Jorong Pasir Putih, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya pada 20 September 2026.

Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Produksi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Rumah Tangga di Jorong Pasir Putih Kabupaten Dharmasraya” tersebut difokuskan pada pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC).

Tim mahasiswa terdiri atas Herlia Zaitun Nisa, Bestian AM-Jaya Manalu, Rayhan Andika Munthe, dan Ikhsan, dengan dosen pendamping Desfal Triati, SP., MP.

Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama mitra, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi, penyampaian materi, pelatihan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan POC. Dalam kegiatan tersebut, anggota KWT ikut terlibat dalam proses pengolahan bahan yang digunakan untuk membuat pupuk.

Bahan yang diperkenalkan cukup mudah ditemukan dalam aktivitas rumah tangga, seperti sisa sayuran dan kulit buah. Bahan organik tersebut kemudian difermentasi dengan bantuan EM4 dan gula merah untuk menghasilkan pupuk organik cair.

Dosen pendamping kegiatan, Desfal Triati, SP., MP., menjelaskan bahwa kegiatan ini mengenalkan cara sederhana kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah organik yang tersedia di sekitar rumah.

Pemanfaatan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi limbah organik rumah tangga. Sisa sayuran dan kulit buah yang tidak lagi digunakan dapat dikumpulkan dan diolah melalui proses fermentasi, sehingga tidak langsung menjadi sampah yang dibuang.

POC yang dihasilkan selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, pengolahan limbah rumah tangga tidak berhenti pada kegiatan pengurangan sampah, tetapi juga menghasilkan bahan yang dapat digunakan kembali untuk kebutuhan budidaya tanaman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan cara sederhana dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga. Sisa sayuran dan kulit buah yang biasanya dibuang dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat pupuk organik cair,” ujar Desfal.

Anggota KWT Baroqah Tani turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain mengikuti sosialisasi dan pelatihan, anggota kelompok melakukan praktik langsung pembuatan POC bersama mahasiswa. Mitra juga membantu menyediakan bahan berupa limbah organik rumah tangga yang digunakan dalam kegiatan.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Sementara bagi KWT Baroqah Tani, kegiatan memberikan pengalaman dalam memanfaatkan bahan organik yang tersedia di lingkungan sekitar.

Setelah pelatihan, mahasiswa akan tetap mendampingi proses fermentasi hingga POC siap digunakan. Pendampingan dilakukan agar anggota KWT dapat melanjutkan pembuatan POC secara mandiri dengan memanfaatkan limbah rumah tangga yang tersedia di lingkungan mereka.

Dharmasraya — Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, memasuki periode kepemimpinan baru dengan dilantiknya Dewi Rezki, S.P., M.P. sebagai Sekretaris Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan periode 2024–2029.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari proses penguatan tata kelola organisasi dan keberlanjutan kepemimpinan di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Amanah sebagai sekretaris departemen diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta mendukung kelancaran berbagai kegiatan akademik dan kelembagaan departemen.

Sebagai sekretaris departemen, Dewi Rezki, S.P., M.P. akan mendukung pelaksanaan berbagai program yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kerja sama. Peran tersebut juga menjadi bagian penting dalam memastikan komunikasi dan koordinasi antara pimpinan departemen, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan mitra dapat berjalan secara efektif.

Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan keilmuan di bidang tanaman perkebunan. Di tengah perkembangan teknologi pertanian, perubahan iklim, tuntutan produktivitas, serta kebutuhan akan sistem perkebunan yang lebih berkelanjutan, departemen dituntut untuk terus beradaptasi dan menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

Kehadiran Dewi Rezki, S.P., M.P. sebagai sekretaris departemen diharapkan dapat memberikan energi baru dalam mendukung pelaksanaan program kerja dan pencapaian tujuan departemen selama periode 2024–2029. Kolaborasi antara pimpinan dan seluruh sivitas akademika menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan akademik yang produktif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan sektor perkebunan.

Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan. Dengan sinergi seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra, departemen diharapkan semakin mampu meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring kerja sama, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian dan perkebunan berkelanjutan.

Amanah baru ini diharapkan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat kolaborasi. Selamat kepada Dewi Rezki, S.P., M.P. atas amanah sebagai Sekretaris Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan Fakultas Pertanian Universitas Andalas periode 2024–2029.

Semoga amanah dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, dan Universitas Andalas.

Dharmasraya — Keluarga besar Fakultas Pertanian Universitas Andalas menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dede Suhendra, SP., MP. atas terpilihnya sebagai Ketua Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan Fakultas Pertanian Universitas Andalas periode 2024–2029.

Kepercayaan yang diberikan tersebut menjadi amanah sekaligus tanggung jawab dalam membawa Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan menuju pengembangan yang semakin baik, adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

Sebagai bagian dari Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang budidaya dan pengelolaan tanaman perkebunan secara berkelanjutan.

Kepemimpinan Dede Suhendra, SP., MP. diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta berbagai mitra dalam mendukung peningkatan mutu akademik dan pengembangan inovasi di bidang tanaman perkebunan.

Selain itu, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan akademik yang kolaboratif dan produktif, sekaligus memperkuat kontribusi departemen dalam menjawab berbagai tantangan sektor perkebunan, seperti perubahan iklim, efisiensi penggunaan sumber daya, produktivitas, teknologi budidaya, serta keberlanjutan lingkungan.

“Semoga menjadi ketua yang amanah dan bisa memberikan perubahan yang lebih baik,” menjadi harapan yang disampaikan dalam ucapan selamat atas amanah baru tersebut.

Seluruh keluarga besar Kampus III Universitas Andalas turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dede Suhendra, SP., MP. Semoga amanah dalam menjalankan tugas serta mampu membawa Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan semakin maju, unggul, dan memberikan kontribusi nyata bagi Fakultas Pertanian Universitas Andalas.

Selamat mengemban amanah. Semoga sukses dalam menjalankan tugas dan membawa perubahan positif bagi Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan Universitas Andalas.

 
 

Semarakan dies natalis ke 11 Kampus III Universitas Andalas adakan beragam kegiatan yang diikuti oleh Semua Maperta kampus III Unand serta melibatkan masyarakat Dharmasraya. Salah satu Kegiatan di dies tahun ini ialah WEBINAR NASIONAL. Jadi Dalam rangka memperingati hari jadi kampus III Universitas Andalas yang ke-11, kampus III sukses menggelar Webinar nasional yang menghadirkan wakil Gubernur Sumatera Barat Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng yang berperan sebagai Keynote Speaker atau pembicara utama kedatangan wakil Gubernur Sumatera Barat Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng disambut langsung oleh Kepala Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan Dr. Ir. Edwin, Sp., tidak hanya wakil gubernur yang diundang juga Bupati Dharmasraya yaitu Sutan Riska Tuanku Kerajaan, S.E tapi ia tidak dapat hadir lansung dan di Wakili oleh Asisten 3 Khairudin SE,MM Dan dihadiri kepala Dina Pertanian.

Dan  Beberapa Narasumber hebat pada webinar ini yang memberikan materi mengenai Strategi Menghadapi Ancaman El Nino Untuk Mendukung Perkembangan Pertanian Berkelanjutan diantaranya Dr. Erma Yulihastin, M.Si (Peneliti Pusat Iklim dan Atmosfir BRIN), Rizky Armei Saputra, M.P (Praktisi BMKG Sumatera Barat) dan Kharistya Amaru, S.T.P., M.T., Ph (Dosen Universitas Padjadjaran) Penyampaian materi oleh Narasumber ini melelui Zoom Meet. Webinar ini dimoderatori oleh Dr. Zahlul Ikhsan, S.P., M.P (Dosen Pertanian Universitas Andalas).

Strategi Menghadapi Ancaman El Nino untuk Mendukung Perkembangan Pertanian Berkelanjutan di Sumatera Barat

            Pada webinar ini bapak Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng selaku Wakil Gubernur Sumatera Barat sebagai keynote speaker memberikan materi tentang Strategi Menghadapi Ancaman El Nino untuk Mendukung Perkembangan Pertanian Berkelanjutan di Sumatera Barat dengan memaparkan gambaran umum Sumatera Barat dan ia juga mengatakan Sumatera Barat masuk dalam peringkat ke-9 perekonomian di sektor pertanian tingkat nasional. Tidak hanya memberika materi tentang Strategi Menghadapi Ancaman El Nino untuk Mendukung Perkembangan Pertanian Berkelanjutan di Sumatera Barat ia juga memberikan hadiah kepada peserta webinar yan aktif berupa buku yang ia tulis sendiri dengan judul “POULTRY PRENEUR SUKSES DI ERA 4.0 & NEW NORMAL”.

Dampak El Nino dan IOD Positiv terhadap Musim Kemarau dan Pertanian di Sumatera Barat

            Pemateri pertama Rizky Armei Saputra, M.P (Praktisi BMKG Sumatera Barat) menyampaikan materi tentang Dampak El Nino dan IOD Positiv terhadap Musim Kemarau dan Pertanian di Sumatera Barat. Materi yang disampaikan berdasarkan analisis Klimatologi -MPG Madya Stasiun Klimatologi BMKG Sumatera Barat dimana peristiwa ENSO  (Elnino Southern Oscilation) yang dikenal dengan elnino yaitu pola iklim berulang yang melibatkan perubahan suhu di bagian tengah dan timur Samudera Pasifik wilayah tropis. Di Sumatera barat terdapat beberapa daerah yang mengalami musim kemarau, dengan panjang musim kemarau paling singkat dua hingga tiga bulan dan lebih banyak mengalami musim hujan. Adapaun daerahnya yang termasuk daerah musim yaitu : Pasaman Bagian utara, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Agam bagian timur, Tanah Datar, Bukit Tinggi, Solok, Kota Solok, Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya dan Solok Selatan bagian timur.

Dampak Perubahan Iklim Terhadap El Nino dan Iklim Ekstream di Sumatra

Pemateri kedua Dr. Erma Yulihastin, M.Si (Peneliti Pusat Iklim dan Atmosfir BRIN) menyampaikan materi tentang Dampak Perubahan Iklim Terhadap El Nino dan Iklim Ekstream di Sumatra di penyampaiannya ia menjelaskan mengenai teknologi pengamatan atmosfer,sains dan pemodelan atmosfer dll, ia juga mengenalkan kelomppok riset interaksi atmosfer - Laut dan variabelitas iklim yang terdiri dari 22 anggota.

Dalam sebuah acara dies natalis Kampus III Unand, webinar yang baru saja diselenggarakan telah mencapai tingkat keberhasilan yang luar biasa. Acara ini telah menjadi tempat berkumpulnya para ahli, praktisi, dan pemikir terkemuka dari berbagai disiplin ilmu. Diskusi yang mendalam dan pemahaman yang mendalam telah menjadi ciri khas webinar ini. Menciptakan jaringan global yang sangat berharga. Para pembicara membawa gagasan cemerlang dan pandangan mendalam tentang topik-topik kunci yang dibahas dalam acara ini.

Keberhasilan webinar ini juga tercermin dalam partisipasi aktif dari para peserta yang bertanya, berbagi pandangan, dan menjalin hubungan yang mungkin akan berlangsung lama. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembicara, peserta, dan panitia atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjadikan webinar ini sukses. Semoga hasil dari acara ini akan berdampak positif pada perkembangan ilmu pengetahuan.

Dalam rangka memperluas wawasan dan pengetahuan, webinar nasional ini telah menjadi sebuah platform yang berharga. Kami berharap bahwa melalui diskusi dan berbagi pengetahuan yang telah berlangsung hari ini, para peserta dapat mengambil inspirasi dan ilmu baru yang disampaikan oleh  pemateri – pemateri hebat guna memberikan perubahan positif dalam berbagai bidang kehidupan terkhususnya di bidang pertanian berkelajutan. Terima kasih kepada semua pembicara, peserta, dan panitia atas kontribusi dan kerja kerasnya dalam menjadikan webinar nasional ini sukses. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan yang lebih cerah.

Pada hari Kamis, tanggal 11 April 2023, telah dibagikan 12 paket lebaran untuk tenaga kependidikan Departemen Budidaya Perkebunan. Paket Lebaran ini merupakan sumbangan dari seluruh dosen Kampus3 Unand. Pembagian paket ini merupakan kegiatan tahunan dengan tujuan untuk berbagi kepada seluruh tendik yang ada di Kampus 3. Ravita mewakili rekannya menyatakan terima kasih atas kepedulian seluruh dosen kepada kami. Paket ini sangat membantu kami untuk bisa merasakan berkah ramadhan dan insyallaah merayakan kemenangan melalui hari yang Fitri. 

Faperta Unand kampus III dan segenap civitas akademika menggelar peringatan dan perayaan Dies Natalis yang ke-9 Fakultas Pertanian. Perayaan Dies Natalis ke-9 Faperta Unand yang dihadiri oleh Kepala Jurusan Budidaya Pertanian beserta jajaran juga dihadiri oleh Dekan Faperta (18/10/2021).

Universitas Andalas (UNAND) Kampus III menyambut peringatan dies natalis ke-9  dengan tema “Mewujudkan Petani Millenial Yang Unggul, Kreatif, dan Bermutu Tinggi” yang dilaksanakan secara luring. Setelah hampir kurang lebih dua tahun kegiatan dies natalis ini diadakan secara daring akibat COVID-19, maka dies natalis ke-9 ini merupakan kali pertama lagi diadakan secara luring. Acara dies natalis ke-9 diawali dengan opening yang berlangsung pada tanggal 18 Oktober 2021. Adapun kegiatan opening ini diawali dengan tilawah yang dibawakan oleh salah satu mahasiswa kampus III, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Dian Pertanian dan kemudian kata sambutan dari ketua jurusan, sambutan dari dekan fakultas pertanian, dan webinar nasional yang pesertanya merupakan seluruh lapisan elemen masyarakat dari seluruh Indonesia, tidak hanya para mahasiswa saja, tetapi dosen-dosen dari beberapa daerah juga turut meramaikan kegiatan webinar tersebut. Setelah kegiatan webinar tersebut, kegiatan opening diakhiri dengan launching Jurnal Riset Perkebunan (JRP) dengan tema “Potensi Dan Peluang Budidaya Tanaman Aren”.

Tidak hanya sampai pada launching Jurnal Riset Perkebunan (JRP) saja, demi memeriahkan dies natalis ke-9 setelah dua tahun dilaksanakan secara online akibat COVID-19, maka panitia menyusun serangkaian kegiatan lainnya tak kalah menarik. Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya adalah workshop desain, kampus III idol untuk mengembangkan bakat mahasiwa futsal dan e-sport, meeting angkatan, dan expo (pameran karya seni dari mahasiswa kampus III dengan memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan dasar). Serangkaian kegiatan yang telah disusun oleh panitia diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat kampus III Universitas Andalas dengan sangat antusias. (Cilia)