28 September 2020

 

BEM Kampus 3 UNAND Dharmasraya kembali mengadakan acara pemberian motivasi kuliah dan kepemimpinan yang bertajuk AMT (Achievements Motivation Training).  Acara dilaksanakan pada hari minggu, 27 September 2020 secara daring via Aplikasi Zoom Cloud Meeting. Tema yang diangkat adalah “Tantangan Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya dan Pemimpin Masa Depan dengan Menembus Batas Untaian Mimpi”.

Dalam acara ini menghadirkan dua pemateri yang cukup berkompeten yakni saudara Wirgo Setyo,SP yang memberikan materi tentang motivasi kuliah, Wirgo sendiri merupakan alumni fresh graduate Fakultas Pertanian yang telah lulus pada bulan Februari lalu dengan masa studi 3,5 tahun, terakhir beliau menjabat sebagai Ketua DPM KM FP UNAND periode 2018/2019. Pemateri selanjutnya adalah saudara Abdul Afif yang merupakan mahasiswa aktif  jurusan Sistem Informasi Universitas Andalas. Abdul Afif juga saat ini menjabat sebagai Presiden Mahasiswa BEM KM UNAND periode.

Acara ini bertujuan memberikan motivasi kuliah dan kepemimpinan kepada mahasiswa baru Jurusan Budidaya Perkebunan Kampus 3 UNAND Dharmasraya. Selain oleh mahasiswa baru Kampus 3 UNAND, acara ini juga dihadiri mahasiswa dari angkatan lain di Kampus 3 UNAND.

Pada acara tersebut, Wirgo Setyo,SP bercerita pengalamannya saat masih menjadi mahasiswa seperti saat menekuni kuliah, organisasi dan usaha secara bersamaan. Wirgo juga memberikan pesan terhadap peserta AMT dalam hal berorganisasi tidak perlu mengikuti banyak organisasi cukup satu saja yang penting kita fokus dalam menekuni organisasi tersebut

Abdul Afif menjelaskan kepada peserta AMT bahwa masa kuliah itu sudah saatnya bagi kita menentukan orientasi tujuan hidup kita dan pendidikan kita seharusnya berorientasi kepada kepemimpinan karena setiap kita adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawabannya kelak atas apa yang kita pimpin. Setelah sesi pemberian materi dilanjutkan sesi tanya jawab, peserta AMT terlihat sangat antusias untuk mengajukan pertanyaan kepada  kedua pemateri (Syahrul Roni).

27 September 2020

 

 

Pulau Punjung - Dalam rangka memperingati “Hari Tani Nasional” yang jatuh pada tanggal 24 September 2020, BEM Kampus 3 Unand Dharmasraya mengadakan Seminar dan Talk show ISPERT (Isu Seputar Pertanian). Acara dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 September 2020 pukul secara daring via Aplikasi Zoom Cloud Meeting. Tema yang diangkat adalah “Tantangan dan Strategi SDM dan Infrastruktur Menuju Pertanian Berdaya Saing Dimasa Pandemi Covid-19”.

Tema tersebut disampaikan dalam bentuk Seminar dengan narasumber yang sangat berkompeten, yaitu bapak Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, MS. Narasumber memiliki sangat banyak pengalaman, beliau pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia periode 2011–2014, Rektor Universitas Andalas periode 2006-2011, Rektor Universitas Baiturrahmah periode 2016 - 2020 dan lain-lain. Acara seminar ini juga dihadiri oleh Ketua Jurusan Budidaya Perkebunan Dr. Yaherwandi, M.Si., dosen-dosen Kampus 3 Unand, Gubernur BEM Faperta Unand, Maperta Kampus 3 Unand dan umum.

Pada Seminar tersebut, Bapak Prof. Dr. Musliar Kasim menyampaikan bahwa keadaan perekonomian negara Indonesia selama pandemi covid-19 ini tidak dalam keadaan baik, bahkan dapat dikatakan perekonomian Indonesia mengalami defisit. Namun dengan kendala perekonomian Indonesia yang seperti itu, sektor pertanian tetap harus melakukan pekerjaannya. Petani saat ini tetap berproduksi, namun mengalami beberapa kendala, seperti dalam pemasaran, terutama petani yang belum biasa menjual produk secara daring.

Karena pandemi Covid-19, terjadi beberapa dampak negatif bagi Indonesia, seperti Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mengalami perlambatan, Produksi pertanian menurun, Ekspor pertanian menurun, Impor pertanian meningkat dan lain sebagainya. Oleh karena itu, terdapat beberapa tantangan pertanian global yaitu, Pertanian yang mampu mempersempit kesenjangan ekonomi, Pertanian yang mampu memperkuat ketahanan pangan dan energi, Pertanian dengan daya saing tingi (inovatif, eksklusif, high value added crops) dan Pertanian yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan berperan dalam penurunan angka kemiskinan.

Setelah Seminar, acara dilanjutkan dengan Talk Show. Acara Talk Show tersebut merupakan sarana untuk menyampaikan aspirasi Mahasiswa Agroekoteknologi Kampus 3 Unand yang sebelumnya sudah dijaring menggunakan aplikasi Google Form. Di acara Talk Show ini pertanyaan dan aspirasi dari Maperta Kampus 3 ditanggapi langsung oleh jajaran dosen kampus 3 Unand yang hadir (Ikhsan dan Atika).

Kampus 3 Unand Dharmasraya telah berdiri sejak tahun 2012. Dalam penambahan umurnya, kampus 3 unand terus berbenah diri agar dapat selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan khususnya pada mahasiswa kampus 3 unand. Hal ini juga didukung oleh pihak Pemerintahan Daerah Dharmasraya beserta warganya. 

Pada tanggal 16 Oktober 2019, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan telah menghibahkan aset tetap senilai Rp 9,48 miliar kepada Kampus 3 Unand, kali ini Perguruan Tinggi nomor satu di Sumatera itu kembali mendapatkan hibah aset dari warga Dharmasraya, yaitu Pak Guru H. Munir, yang menghibahkan tanahnya seluas 2,6 Hektar. Penyerahan hibah tanah tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen hibah oleh Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH, selaku kuasa penerima hibah dan disaksikan oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan di Gedung Kampus III Unand Dharmasraya.

"Kita merasa bersyukur ada tokoh masyarakat yang secara ikhlas menghibahkan tanahnya seluas 2,6 hektar untuk mendukung pengembangan komplek bangunan kampus ini, mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah bagi beliau hendaknya," ujar Bupati Sutan Riska, disela sela kegiatan tersebut

Bupati menambahkan, pada 16 Oktober 2019 Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga telah menghibahkan aset tetap yang terdiri dari tanah, peralatan mesin, bangunan gedung, jaringan irigasi dan jalan. Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga memberikan porsi anggaran setiap tahunnya untuk mendukung biaya operasional proses belajar mengajar, yang besarannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. 

Hal ini, lanjut bupati, tentu membuktikan bahwa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya beserta segenap masyarakat sangat peduli kepada dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi di wilayah Kabupaten Dharmasraya. "Harapan kami, kiranya aset-aset yang telah dihibahkan tersebut dapat dimanfaatkan dan dipelihara untuk menunjang kegiatan operasional pendidikan di Kampus III Unand. Serta menjadikannya sebagai motivasi untuk mengembangkan program studi lainnya," pungkas bupati. 

Rektor Unand, Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Sutan Riska dan kepada H.Munir yang telah begitu peduli terhadap pengembangan Kampus III Unand, dalam rangka peningkatan SDM di Dharmasraya. 

Menurutnya, dengan potensi daerah yang dimiliki Dharmasraya, serta dengan berbagai program pembangunan yang terus berjalan, memang menuntut peningkatan SDM. "Kita akan segera upayakan penambahan program studi di Kampus III Unand, untuk bidang ekonomi dan hukum. Sekarang ini kami telah membentuk tim untuk pengembangan Kampus II di Payakumbuh dan Kampus III di Dharmasraya. Sehingga rencana pengembangan bisa terlaksana dengan baik," pungkasnya. 

Sebelumnya, Rektor Unand kala itu, Prof. Tafdil Husni saat menerima hibah dari Pemkab Dharmasraya kala itu, mengapresiasi komitmen Pemkab Dharmasraya untuk kemajuan pendidikan melalui wadah Kampus Universitas Andalas. “Bupati Dharmasraya telah merespon harapan dan keinginan kami. Terima kasih kami ucapkan, sudah memberikan dukungan terhadap keberadaan kampus III Unand di Dharmasraya. Semoga kampus ini ke depan semakin maju dan memberikan kontribusi besar dalam pembangunan SDM di daerah ini,” katanya (Ikhsan)