Print this page

Mahasiswa Dampingi KWT Baroqah Tani Olah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Organik Cair

DHARMASRAYA — Empat orang mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Baroqah Tani di Jorong Pasir Putih, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya pada 20 September 2026.

Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Produksi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Rumah Tangga di Jorong Pasir Putih Kabupaten Dharmasraya” tersebut difokuskan pada pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC).

Tim mahasiswa terdiri atas Herlia Zaitun Nisa, Bestian AM-Jaya Manalu, Rayhan Andika Munthe, dan Ikhsan, dengan dosen pendamping Desfal Triati, SP., MP.

Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama mitra, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi, penyampaian materi, pelatihan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan POC. Dalam kegiatan tersebut, anggota KWT ikut terlibat dalam proses pengolahan bahan yang digunakan untuk membuat pupuk.

Bahan yang diperkenalkan cukup mudah ditemukan dalam aktivitas rumah tangga, seperti sisa sayuran dan kulit buah. Bahan organik tersebut kemudian difermentasi dengan bantuan EM4 dan gula merah untuk menghasilkan pupuk organik cair.

Dosen pendamping kegiatan, Desfal Triati, SP., MP., menjelaskan bahwa kegiatan ini mengenalkan cara sederhana kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah organik yang tersedia di sekitar rumah.

Pemanfaatan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi limbah organik rumah tangga. Sisa sayuran dan kulit buah yang tidak lagi digunakan dapat dikumpulkan dan diolah melalui proses fermentasi, sehingga tidak langsung menjadi sampah yang dibuang.

POC yang dihasilkan selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, pengolahan limbah rumah tangga tidak berhenti pada kegiatan pengurangan sampah, tetapi juga menghasilkan bahan yang dapat digunakan kembali untuk kebutuhan budidaya tanaman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan cara sederhana dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga. Sisa sayuran dan kulit buah yang biasanya dibuang dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat pupuk organik cair,” ujar Desfal.

Anggota KWT Baroqah Tani turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain mengikuti sosialisasi dan pelatihan, anggota kelompok melakukan praktik langsung pembuatan POC bersama mahasiswa. Mitra juga membantu menyediakan bahan berupa limbah organik rumah tangga yang digunakan dalam kegiatan.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Sementara bagi KWT Baroqah Tani, kegiatan memberikan pengalaman dalam memanfaatkan bahan organik yang tersedia di lingkungan sekitar.

Setelah pelatihan, mahasiswa akan tetap mendampingi proses fermentasi hingga POC siap digunakan. Pendampingan dilakukan agar anggota KWT dapat melanjutkan pembuatan POC secara mandiri dengan memanfaatkan limbah rumah tangga yang tersedia di lingkungan mereka.

Read 17 times